Pengertian Olah Raga
Olahraga menyehatkan! Inilah
ungkapan masyarakat. Masyarakat meyakini benar
manfaat olahraga bagi
kesehatan. Tetapi bagaimana
olahraga dapat menyehatkan dan
berapa berat orang
harus melakukan olahraga untuk menjadi
lebih sehat? Inilah
masalah yang perlu
diperjelas bagaimana tata-hubungan
antara olahraga dengan
kesehatan, bagaimana cara melakukan olahraga untuk
kesehatan dan berapa
berat olahraga harus
dilakukan agar orang menjadi
lebih sehat.
Perlu
diketahui bahwa pada
awal abad 21
usia harapan hidup diperkirakan
mencapai 70 tahun.
Hal ini akan
meningkatkan jumlah orang usia
lanjut, yang diperkirakan
pada tahun 2005
ini mencapai jumlah 19 juta orang
atau 8,5% dari penduduk (Dep.Sosial RI.,1996: 1 dan 6). Dari sudut
pandang kesehatan masyarakat,
kondisi ini perlu
diantisipasi agar para usia lanjut
ini tetap sehat, sejahtera dan mandiri, sehingga tidak menjadi beban berat bagi
keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Pengertian olahraga
adalah suatu bentuk
kegiatan jasmani yang terdapat di
dalam permainan, perlombaan
dan kegiatan intensif
dalam rangka memperoleh relevansi
kemenangan dan prestasi optimal.Menpora Maladi,
Olahraga mencakup segala kegiatan manusia
yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya,
cita-cita nasional politik, sosial, ekonomi, kultural dan
sebagainya.


Olahraga adalah proses
sistematik yang berupa
segala kegiatan atau usaha
yang dapat mendorong
mengembangkan, dan membina
potensi-potensi jasmaniah
dan rohaniah seseorang
sebagai perorangan atau
anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan
kegiatan jasmani yang intensif
untuk memperoleh rekreasi,
kemenangan, dan prestasi puncak dalam
rangka pembentukan manusia
Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan
Pancasila.
Olahraga adalah serangkaian
gerak raga yang
teratur dan terencana untuk memelihara gerak
(mempertahankan hidup) dan
meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup).
Seperti halnya makan, Olahraga merupakan
kebutuhan hidup yang
sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai
alat untuk memelihara
dan membina kesehatan,
tidak dapat ditinggalkan. Olahraga
merupakan alat untuk
merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani,
rohani dan sosial.
Struktur anatomis-anthropometris
dan fungsi fisiologisnya, stabilitas
emosional dan kecerdasan
intelektualnya maupun
kemampuannya bersosialisasi dengan
lingkungannya nyata lebih unggul
pada siswa-siswa yang
aktif mengikuti kegiatan
Penjas-Or dari pada siswa-siswa yang
tidak aktif mengikuti
Penjas-Or (Renstrom &
Roux 1988, dalam A.S.Watson
: Children in
Sport dalam Bloomfield,J,
Fricker P.A. and Fitch,K.D., 1992).
